setetes air mata untuk direnungkan

30 December 2011 1 comment

Waktu terus beranjak, tidak ada yang mampu menghentikan, dia akan bergulir dan terus bergulir tanpa perduli dengan apapun. hari berganti hari, bulan pun beranjak pergi dan tahun baru semakin mengurangi usia dunia ini yang semakin renta.

jika kita melihat tahun 2011 yang hampir berlau ini banyak terjadi berbagai bencana besar yang melanda. Tsunami yang menghantam Jepang, pemanasan global yang terasa sangat menyengat, di US saja 42 derajat celsius, bisa kita bayangkan panasnya udara pada saat itu. belum lagi di negara kita, banjir yang di iringi tanah longsor, gempa bumi dan juga gunung meletus semakin menyemarakkan parade bencana di dunia ini. tak terhitung korban yang hilang dan meninggal, tak terhitung pula kerugian yang diderita, mengiringi tetesan air mata penderitaan umat manusia.

menyedihkan? saya rasa kata itu tidak sanggup mewakili semua air mata dan darah yang tertumpah. satu hal yang dapat bisa kita intip, siapa kita manusia di dunia ini? dimana kesombongan yang biasa di agung-agungkan? dimana kemewahan status sosial yang menjadikannya bahagia? dimana orang-orang yang gila kuasa berada? sampai rela membantai sesamanya untuk menduduki kekuasannya. semuanya hanya tinggal tetesan-tetesan air mata yang akan lenyap sebelum jatuh menyentuh bumi.

harta benda yang ditumpuk setinggi gunung, jabatan dan kekuasaan yang diraih akan berakhir dengan kemunafikan dan kemaksiatan. ironis bukan? jika kita membandingkan diri kita dengan dunia yang begitu besar. hanya kesia-sia-anlah yang terjadi. kita sampai lupa bahwa waktu tidak pernah berhenti sampai tiba waktu pengadilan yang paling adil untuk kita.

berbuat baik, itulah satu-satunya hal yang dapat kita lakukan, tidak ada yang lain. karena tidak pernah akan ada lagi kesombongan, kekuasaan dan kekayaan jika waktu itu telah tiba. tidak akan ada yang pernah tahu kapan itu datang. bencana atau pengadilan dari Tuhan? tidak pernah ada yang bisa membedakan, bahkan tidak pernah terpikir untuk membedakannya.

selagi masih ada kesempatan untuk berbuat baik, mari kita lakukan sesuai dengan hati nurani kita, karena tidak akan ada nurani yang salah selama masih dalam tuntunan akal dan pikiran yang sehat. selamat menyongsong tahun baru, semoga kita dapat melakukan yang terbaik bagi dunia ini.

Categories: refleksi

Satu Tuhan dalam Tiga Pribadi – TRINITAS

26 January 2011 4 comments

Satu Tuhan dalam Tiga Pribadi – TRINITAS. Walaupun kita mengetahui bahwa konsep Trinitas ini tidak dapat dijelaskan hanya dengan akal, bukan berarti bahwa Allah Tritunggal ini adalah konsep yang sama sekali tidak masuk akal. Berikut ini adalah sedikit uraian bagaimana kita dapat mencoba memahami Trinitas, walaupun pada akhirnya harus kita akui bahwa adanya tiga Pribadi dalam Allah yang Satu ini merupakan misteri yang tidak cukup kita jelaskan dengan akal, sebab jika dapat dijelaskan dengan tuntas, maka hal itu tidak lagi menjadi misteri. Read more…

Categories: boleh dibuka, opini Tags:

Mengapa aborsi itu dosa

26 January 2011 Leave a comment

Mengapa aborsi itu dosa. Gereja Katolik ‘pro- life‘ karena Tuhan mengajarkan kepada kita untuk menghargai kehidupan, yang diperoleh manusia sejak masa konsepsi (pembuahan) antara sel sperma dan sel telur. Kehidupan manusia terbentuk pada saat konsepsi, karena bahkan dalam ilmu pengetahuan-pun diketahui, “Sebuah zygote adalah sebuah keseluruhan manusia yang unik.” Pada saat konsepsi inilah sebuah kesatuan sel manusia yang baru terbentuk, yang lain jika dibandingkan dengan sel telur ibunya, ataupun sel sperma ayahnya. Pada saat konsepsi ini, terbentuk sel baru yang terdiri dari 46 kromosom (seperti halnya sel manusia dewasa) Read more…

Categories: boleh dibuka, opini

Rangkuman Persiapan Ujian Akhir Pendidikan Agama Katolik SMA/SMK

14 February 2010 3 comments

Bagi teman yang akan mempersiapkan diri untuk melaksanakan ujian akhir untuk pendidikan agama katolik, disini disajikan rangkuman materi, semoga membantu..
1. Saya pribadi yang unik
Karakter dan sifat adalah apa yang dimiliki manusia tetapi tidak dimiliki oleh makhluk hidup lain. Tuhan memperhatikan manusia karena manusia adalah ciptaanNya yang unik. Secara jasmani, masa remaja adalah masa dimana tubuh berkembang sangat indah dan mengagumkan. Dalam badan yang indah itu terdapat kekayaan rohani yang sangat potensial seperti: kemampuan menari, bernyanyi, tertawa, berkspresi, cita-cita dan memiliki kehendak yang sangat bebas. manusia juga memiliki pengalaman-pengalaman baru yang sangat berharga baik pengalaman menyenangkan maupun yang menyedihkan dan menantang. Manusia adalah mahluk hidup yang sangat istimewa. Pada waktu menciptakan manusia, Tuhan merencanakan dan menciptakannya menurut gambar dan rupa Dia, menurut citraNya (kej 1:26), dan pada waktu menciptakan manusia Tuhan bekerja dengan istimewa, Tuhan membentuk debu dan tanah dan menghembuskan nafas kedalam hidungnya (kej 2:7) Read more…

Pelajaran 13: Aku Cinta Indonesiaku

18 January 2010 Leave a comment

Pada zaman pergerakan maupun zaman revolusi fisik, bangsa Indonesia yang waktu itu masih disebut penduduk Hindia Belanda bersatu dan bahu membahu untuk membebaskan diri dari penjajahan. Waktu itu, semangat nasionalisme dan cinta bangsa dan tanah air berkobar-kobar di dalam hati mereka. Kita dapat membayangkan bagaimana perasaan hati mereka ketika untuk pertama kalinnya mereka menyanyikan secara resmi lagu Indoneisa Raya (waktu itu masih berjudul” Indonesia”) pada hari sumpah pemuda 28 oktober 1928, dimana para pemuda dari berbagai suku di tanah air mengikrarkan : satu bangsa, dan satu bahasa, yang bernama Indonesia. Read more…

Pelajaran 12: Membangun Masyarakat yang dikehendaki Tuhan

18 January 2010 Leave a comment

Ketika para Bapak Bangsa memproklamirkan kemerdekaan Indonesia, cita-cita mereka adalah Indonesia nan jaya, adil, makmur, dan damai sejahtera bagi seluruh rakyatnya, seperti yang mereka tandaskan dalam dasar negara Pancasila, khususnya dalam sila kelima, yaitu Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Berbagai kekuatan sosial politik telah muncul dan tenggelam, kepemimpinan negeri ini pun tampil silih berganti. Read more…

Pelajaran 11: Kemajemukan Bangsa Indonesia

18 January 2010 Leave a comment

Semboyan dalam “Bhineka Tunggal Ika” berarti “Berbeda-beda tetapi tetap satu”. Hal ini sekaligus ingin menunjukkan bahwa Bangsa Indonesia terdisri atas berbagai macam suku, bangsa, agama dan adat istiadat, namun tetap merupakan satu kesatuan, yaitu satu bangsa, satu bahasa dan satu negara Indonesia. Keanekaragaman yang kita miliki justru merupakan kekayaan yang patut kita syukuri. Maka, kita perlu menyadari keanekaan itu, sekaligus menyadari kesatuan kita. Read more…