Home > Kelas XI semester ganjil, Pendidikan Agama Katolik > Pelajaran Ke 3: Hierarki Dalam Gereja Katolik

Pelajaran Ke 3: Hierarki Dalam Gereja Katolik

Gereja sebagai persekutuan umat mempunyai struktur kepemimpinan atau sering disebut dengan Hierarki, untuk mengembangkan dan menggembalakan Umat Allah dalam Yesus Kristus dan GerejaNya dengan mengadakan aneka pelayanan yang tujuannya demi kesejahteraan Umat Allah. Para pelayan yang mempunyai kekuasaan kudus, melayani saudara-saudara mereka supaya semua yang termasuk Umat Allah dengan bebas dan teratur bekerjasama untuk mencapai tujuan tadi.

Gembalakanlah domba-dombaKu Yoh 21:15-19
21:15. Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?” Jawab Petrus kepada-Nya: “Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata Yesus kepadanya: “Gembalakanlah domba-domba-Ku.”
21:16 Kata Yesus pula kepadanya untuk kedua kalinya: “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?” Jawab Petrus kepada-Nya: “Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata Yesus kepadanya: “Gembalakanlah domba-domba-Ku.”
21:17 Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?” Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: “Apakah engkau mengasihi Aku?” Dan ia berkata kepada-Nya: “Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata Yesus kepadanya: “Gembalakanlah domba-domba-Ku.
21:18 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua, engkau akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki.”
21:19 Dan hal ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana Petrus akan mati dan memuliakan Allah. Sesudah mengatakan demikian Ia berkata kepada Petrus: “Ikutlah Aku.”

Dalam bacaan diatas dapat dilukiskan bahwa, Yesus memilih Petrus menjadi gembala dan pimpinan kawanan dombaNya, walaupun Petrus sering ceroboh dan tidak stabil, bahkan pernah menyangkalnya sampai 3 kali. Pemilihan Tuhan sungguh berdasarkan kasih dan karuniaNya semata, manusia tidak memiliki andil apa-apa untuk itu. Yang dituntut oleh Tuhan dari Petrus dan juga para pneggantinya hanyalah kasih. Kasih dapat menghapus banyak dosa. Yang terpenting adalah cintanya kepada Tuhan tidak diragukan lagi.

Dasar Kepemimpinan (Hierarki) dalam Gereja
Kepemimpinan dalam gereja pada dasarnya diserahkan pada hierarki. Menurut ajaran resmi Gereja, hierarki dan struktur hierarkis berasal dari Kristus. Maka, konsili mengajarkan bahwa “atas penetapan illahi, para uskup menggantikan para rasul sebagai gembala” (LG. art 20). Konsili ini mengajarkan dan mengatakan bahwa Yesus Kristus, Gembala yang kekal, telah mendirikan gereja kudus yang mengutus para rasul seperti Ia diutus Bapa (Yoh 20:21). Para pengganti mereka, yakni para uskup, dikehendakiNya menjadi gembala dalam GerejaNya hingga akhir zaman (lih LG art 18).

Struktur kepeminpinan Hierarki dalam gereja
1. Dewan para uskup dan paus sebagai kepalanya. Ketika Yesus mengangkat ke12 para rasul, Ia membentuk mereka menjadi semacam dewan atau badan yang tetap. Sebagai ketua dewan Yesus mengangkat Petrus yang dipilihNya dari antara para rasul itu.

2. Paus. Dalam LG art 22 dikatakan: Adapun dewan atau badan para uskup hanyalah berwibawa, bila bersatu dengan imam agung di Roma, pengganti Petrus, sebagai kepalanNya dan selama kekuasaan primatnya terhadap semua, baik para gembala maupun kaum beriman, tetap berlaku seutuhnya.
3. Uskup. Tugas para uskup adalah mempersatukan dan mempertemukan umat. Tugas pemersatu lainnya dibagi menjadi tiga tugas khusus menurut tiga bidang kehidupan gereja, yaitu tugas pewartaan, perayaan dan pelayanan, dimana dimungkinkan komunikasi iman dalam gereja. Tuga utama seorang uskup adalah mewartakan injil.
4. Pembantu uskup, mereka adalah imam dan diakon.

Kardinal, bukanlah jabatan hierarkis dan tidak termasuk dalam struktur hierarki. cardinal adalah pembantu Paus dan penasehat Paus terutama dalam reksa harian seluruh gereja.

Tugas khusus hierarki
Seluruh umat Allah mengambil bagian dalam tugas Kristus sebagai imam, nabi dan raja. Akan tetapi semua anggota gereja memiliki fungsi khusus. Fungsi hierarki adalah: Pertama, menjalankan tugas gerejani, yakni tugas-tugas secara langsung dan eksplisit menyangkut kehidupan beriman dalam gereja seperti melayani sakramen, mengajar agama dsb. Kedua, menjalankan tugas kepemimpina dalam komunikasi iman. Hierarki mempersatukan umat dalam iman dengan petunjuk, nasehat dan teladan.

Corak kepemimpinan dalam gereja.
Kepemimpina gereja merupakan panggilan khusus, dimana campur tangan Tuhan merupakan unsur yang dominant. oleh karena itu kepemimpinan gereja tidak diangkat oleh manusia berdasarkan suatu bakat, kecakapan atau apresiasi tertentu. Kepemimpinan gereja bersifat melayani dan mengabdi dan melayani arti semurni-murninya, walaupun sungguh mempunyai wewenang yang berasal dari Kristus sendiri. Kepemimpinan hierarki berasal dari Yesus sendiri, maka tidak dapat dihapus oleh manusia

Pustaka:
Pendidikan Agama Katolik SMA/SMK, Buku guru 2. Kanisius 2004
Komkat KWI. Iman Katolik-Kanisius/Obor-Jakarta, 1996
Mgr. Dr. Benyamin Bria, Peranan Kaum Awam dalam Hidup Menggereja menurut Hitab Hukum Kanonik Tahun 1983, Yayasan Pustaka Nusatama, Yogyakarta:2002.
Untuk yang tertarik dengan tema ini dapat membuka dokumen-dokumen Konsili Vatikan II khususnya Konstitusi Dogmatis Lumen Gentium, Dekrit Apostolicam Actuositatem, Konstitusi Pastoral Gaudium et Spes, serta Kan.208-231, Kan.273-289 Kitab Hukum Kanonik Tahun 1983.
Kan.205. KHK Tahun 1983.

  1. Fr. Nico Sitanggang
    5 November 2009 at 16:18

    Kirimkan saya info-info terbaru

  2. oliva luaq
    14 August 2011 at 16:13

    mkash frater….rangkuman materi ini sangat membantu saya utk membagikannya pada siswa. berkat Tuhan mmberkati slalu:)

    • 29 December 2011 at 21:14

      maaf, saya lebih suka di panggil brother, karena saya bukan frater…

  3. oliva luaq
    14 August 2011 at 16:17

    oliva luaq :
    mkash….rangkuman materi ini sangat membantu saya utk membagikannya pada siswa. berkat Tuhan mmberkati slalu:)

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: